Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Suku Bajau yang Resah dan Mulai Memikirkan Masa Depan

Gambar
Laut|  Suku Bajau yang dikenal sebagai pengembara lautan, tak bisa jauh dari perairan. Hidup berdampingan dengan air laut tak berarti mereka tidak membutuhkan air tawar. Keresahan|  Air tawar untuk keperluan minum dan masak menjadi keresahan bagi suku Bajau yang tinggal di Desa Kulingkinari, Kecamatan Batudaka, Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah. Perahu|  Di Desa Kulingkinari sendiri terdapat 1076 warga dan 238 Kepala Keluarga yang terbagi di dua dusun dan lima rukun tetangga (RT). Perahu merupakan alat transportasi utama bagi mereka yang tinggal di kepulauan. Tersebar|  Suku Bajau yang nomaden tersebar di berbagai kepulauan dan daerah pesisir di timur Indonesia dan telah beranak pinak.  Air Minum|  Ketika kaum lelaki pergi melaut, kaum ibu pun sibuk mengambil dan memikul air untuk keperluan minum dan masak yang jauhnya 2,5 km. Karena air yang bersumber di tiga buah sumur di Desa Kulingkinari memiliki ai...